Tips Membeli Ponsel Android

Samsung Galaxy Nexus
Saat ini beredar beberapa jenis Ponsel Android mulai dari yang termurah hingga yang paling termahal. Apalagi OS Android digunakan oleh Multi Vendor (Lebih dari 1 Vendor), baik dari merk global seperti Samsung, Sony Mobile (Dahulu Sony Ericsson), HTC, Motorola, LG dan Huawei hingga Merk Lokal seperti S Nexian, IMO, TiPhone, dll. Mereka menawarkan Ponsel Android dengan Fitur, Spesifikasi dan Desain yang berbeda-beda. Untuk itu kamu harus lebih bijak dalam memilih Ponsel Android. Dengan begitu, uang kamu yang kamu gunakan untuk membeli Ponsel Android tersebut jangan sampai tidak salah pilih dan akhirnya mengecewakan.
Berikut Tips yang Ada Android berikan untuk kamu dalam membeli Ponsel Android.
1. Beli Ponsel Android yang Resmi, bergaransi, dan Service Centre yang mudah ditemui.
Hal ini sangat penting mengingat Ponsel Android belum begitu Familiar bagi sebagian Pengguna. Salah-salah jika ada kerusakan yang ada, Ponsel Android yang kita beli tidak bertahan lama. Selain itu jika kami belum paham dalam menggunakannnya atau men-switch dengan Ponsel yang lama, kamu bisa tanyakan ke Service Centrenya.

2. Pilih ponsel dengan Spesifikasi, Fitur yang mumpuni, dan harga ponsel Android sesuai dengan Kebutuhan.

Spesifikasi dan Fitur juga sangat penting untuk diperhatikan, karena ponsel tersebut haruslah sesuai dengan kebutuhan dan cukup dengan budget yang disiapkan. Misalnya seperti Fitur 3G, WiFi, Kamera Video Call atau Fitur Multimedia lainnya seperti Kamera, Radio, Music Player, dll. Karena tidak semua Ponsel Android dengan spesifikasi bagus dijual dengan harga mahal. Banyak juga Ponsel Android yang harganya relatif murah tapi fiturnya sudah cukup lengkap dan spesifikasi yang disediakan cukup tinggi. Ada baiknya kamu mengecek dahulu informasi tentang spesifikasi, fitur, review, dan harga melalui Internet atau via Media Cetak seperti Tabloid Pulsa atau Tabloid Sinyal.

3. Pilih Versi OS yang terbaru.
(Kiri Ke Kanan) Android 1.5 Cupcake, 1.6 Donut, 2.1 Eclair, 2.2 Froyo, 2.3 Gingerbread, 3.0 Honeycomb, 4.0 Ice Cream Sandwich

Dipasaran sekarang ada 3 Versi OS Android yang berbeda yaitu 2.2 Froyo, 2.3 Gingerbread dan 4.0 Ice Cream Sandwich. Sedangkan Versi 3.0 Honeycomb adalah versi OS yang digunakan khusus untuk Tablet.
Usahakan memilih Versi OS Android yang terbaru yaitu Ice Cream Sandwich, namun jika kamu tidak memiliki dana yang terbatas dan terpaksa baru bisa membeli ponsel yang versinya-versi sebelumnya, Gingerbread bisa dipilih dengan fitur yang cukup bagus dibanding Froyo yang fitur di OS nya lebih sedikit. sebenarnya itu tidak masalah, namun kamu harus pastikan bahwa ponsel Android yang menjadi pilihan Kamu ada kemungkinan untuk mendapatkan update untuk upgrade ke Versi berikutnya. Untuk mencek Versi OS Android yang digunakan, kamu bisa melihat spesifikasinya atau membuka Pengaturan-Tentang Telepon pada Ponsel Android.

4. Perhatiikan apakah Ponsel Android tersebut GMS atau OHD
Google mendistribusikan Android melalui 2 Skema yaitu model Google Mobile Service (GMS) dan Open Handset Distribution (OHD). Ponsel yang menggunakan sistem GMS akan medapatkan akses penuh termasuk layanan Google dan Android. Sedangkan OHD tidak mendapatkan hak itu, tidak ada GMail maupun Google Play (Dahulu Android Market). Pastikan Ponsel Android yang akan kamu pilih adalah termasuk Ponsel Android GMS.

5. Perhatikan Spesifikasi RAM dan Prosesor.
Prosesor Quad Core, NVIDIA Tegra 3

Seperti sebuah PC (Personal Computer), Ponsel ber-OS Android tergolong dalam Smartphone (Ponsel Pintar) sehingga dilengkapi dengan RAM Dan Prosesor. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kinerja. Semakin besar RAM-nya dan juga Clockspeed (Kecepatan) Prosesor, semakin baik pula kinerja Ponsel Android itu. Untuk itu pilihlah Ponsel dengan Prosesor dengan Kecepatan yang lebih cepat dan Kapasitas RAM yang lebih besar.

6. Perhatikan layar yang digunakan
Sebagian besar ponsel Android menggunakan Layar sentuh (Touchscreen), meskipun ada pula yang menggunakan Keypad QWERTY. Semakin luas layar Ponsel Android maka semakin nyaman kamu menggunakannya apalagi saat Browsing atau Menonton Video. Selain itu memudahkan kita dalam mengetik karena virtual keyboardnya lebih luas.
Selain itu perhatikan juga Jenisnya. Ada 2 Jenis Layar Sentuh yaitu Resistive dan Capasitive.
1. Layar Resisitve: Kurang sensitive menerima respon jari, namun bekerja sempurna saat dengan menggunakan Pena Stylus.
2. Layar Capasitive: Kebalikan dari Resistive, bekerja lebih baik ketika mnerima respon jari namun kurang bagus jika menggunakan Stylus bahkan tidak menerima respon sama sekali.
Untuk kinerja yang lebih sempurna, Ponsel Android lebih baik menggunakan layar jenis Capasitive.

Sekian saja Tips yang saya berikan dan Tips ini saya dapatkan dari Android Handbook dari Majalah Mobile Guide.
Salam Robot Hijau...

3 comments:

Indra said...

@mahasiswa teladan: Sama-sama mas, semoga bermanfaat... :)

Ahmad Faraz Mutaqin said...

gan kalau misalnya udah di root android terus di reset ulang bakalan bootlop gan ? thanks sebelumnyaaa

Anonymous said...

harus dibaca ini min, thanks sudah share..
http://cody.id/

Post a Comment